Detail Destinasi
Jika Anda mengaku pencinta seafood, perjalanan ke Kabupaten Barru belum lengkap tanpa singgah di Lajari. Terletak di kawasan pesisir yang tenang, kampung ini telah bertransformasi menjadi Pusat Wisata Kuliner Tiram yang legendaris di Sulawesi Selatan. Di sini, tiram bukan sekadar makanan, melainkan tradisi turun-temurun yang disajikan dengan cara paling otentik.
Daya Tarik Utama: The "Smash & Eat" Experience
Berkunjung ke Lajari bukan hanya soal rasa, tapi soal pengalaman seru yang tidak akan Anda temukan di restoran mewah:
- Dibakar dengan Daun Kelapa Kering Tiram-tiram segar yang baru diambil dari muara tidak dibakar dengan arang biasa, melainkan menggunakan tumpukan daun kelapa kering. Metode tradisional ini memberikan aroma smokey yang khas dan menjaga daging tiram tetap juicy.
- Sensasi "Pakkue" (Memukul Tiram) Ini adalah bagian paling ikonik dari Lajari! Tiram disajikan masih utuh dalam cangkangnya. Anda akan dibekali sarung tangan, batu landasan, dan pemukul besi. Sensasi membuka cangkang tiram sendiri inilah yang membuat momen makan menjadi seru dan penuh tawa bersama keluarga.
- Jodoh Sempurna: "Recca Pau" Daging tiram yang kenyal dan gurih paling nikmat disantap dengan nasi hangat dan Recca Pau (cacahan mangga muda yang super pedas dan segar). Perpaduan rasa gurih laut, asam mangga, dan pedas cabai akan membuat Anda ketagihan.
Fasilitas & Suasana
Deretan warung di Lajari umumnya berbentuk gazebos (bale-bale) panggung yang menghadap langsung ke laut atau muara sungai.
- Pemandangan: Hutan bakau (mangrove) dan laut lepas.
- Suasana: Semilir angin pantai yang sejuk, sangat cocok untuk makan siang santai atau menikmati sunset.
- Menu Lain: Bagi yang kurang menyukai tiram, tersedia juga opsi ikan bakar segar dan cumi.
Lokasi & Akses
Kawasan kuliner ini terletak di Dusun Lajari (perbatasan Kelurahan Coppo dan Desa Garessi), Kabupaten Barru.
- Jarak: Hanya sekitar 10-15 menit berkendara dari Tugu Payung (Pusat Kota Barru).
- Akses: Sangat mudah diakses dengan motor maupun mobil, dengan area parkir yang cukup memadai di sekitar warung-warung warga.
Tips Berkunjung ke Lajari
- Datang Sebelum Jam Makan Siang: Lajari seringkali sangat ramai di akhir pekan. Datanglah lebih awal (sekitar jam 11.00) agar Anda bisa memilih bale-bale dengan view terbaik.
- Pakaian Santai: Karena Anda akan "bekerja keras" memukul cangkang tiram dan terkena asap bakaran, disarankan memakai pakaian kasual yang nyaman dan tidak mudah gerah.
- Bawa Uang Tunai: Mayoritas warung adalah UMKM lokal yang lebih menyukai transaksi tunai. Harga rata-rata sangat terjangkau (sekitar Rp25.000 - Rp35.000 per keranjang).