Detail Destinasi
Sering dijuluki sebagai "Grand Canyon-nya Sulawesi Selatan", Celebes Canyon adalah destinasi wisata alam yang menawarkan pemandangan batuan karst putih yang unik dan aliran sungai yang masih sangat alami. Terletak di aliran Sungai Ule, destinasi ini menjadi primadona baru di Kabupaten Barru karena keindahannya yang tidak biasa—sebuah perpaduan antara kokohnya tebing batu dan tenangnya aliran air yang jernih. Destinasi ini bahkan pernah meraih penghargaan dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API).
Daya Tarik Utama
- Formasi Batuan Artistik Daya tarik utama tempat ini adalah hamparan bebatuan sedimen yang terbentuk secara alami selama ribuan tahun. Aliran air sungai telah memahat batu-batu ini menjadi bentuk lengkungan dan celah yang sangat estetis dan photogenic.
- Kolam Alami yang Jernih Di sela-sela bebatuan, terdapat cekungan-cekungan yang membentuk kolam alami. Airnya yang berwarna hijau toska (terutama saat musim kemarau) sangat segar dan menggoda siapa saja untuk berenang atau sekadar merendam kaki.
- Spot Foto Instagramable Setiap sudut di Celebes Canyon adalah spot foto yang menarik. Mulai dari duduk santai di atas tebing batu putih, hingga berpose dengan latar belakang air terjun mini yang mengalir deras di antara celah batu.
Aktivitas Seru
- Berenang & Bermain Air: Nikmati kesegaran air sungai pegunungan yang dingin dan bersih.
- Camping (Berkemah): Area sekitar sungai memiliki lahan datar yang sering digunakan para pencinta alam untuk mendirikan tenda dan menikmati malam di pinggir sungai.
- Piknik Santai: Membawa bekal makan siang dan menikmatinya di atas hamparan batu besar bersama teman atau keluarga.
Lokasi & Akses
Celebes Canyon terletak di Desa Libureng, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru.
- Jarak Tempuh: Sekitar 1,5 - 2 jam perjalanan dari Kota Barru, atau sekitar 2 - 3 jam dari Makassar via jalur Poros Barru-Soppeng (Bulu Dua).
- Akses Jalan: Dari jalan poros, pengunjung perlu berjalan kaki singkat melewati area persawahan yang asri untuk mencapai bibir sungai. Pemandangan sawah ini menjadi bonus keindahan tersendiri sebelum sampai di lokasi utama.
Tips Berkunjung
- Waktu Terbaik: Kunjungi saat musim kemarau atau peralihan. Saat musim hujan lebat, debit air sungai bisa meningkat drastis dan warnanya menjadi keruh, sehingga kurang aman untuk berenang.
- Alas Kaki: Gunakan sandal gunung atau sepatu yang tidak licin, karena Anda akan berjalan di atas bebatuan yang mungkin basah dan lumut.
- Jaga Kebersihan: Karena ini adalah wisata alam terbuka, sangat dilarang meninggalkan sampah plastik/makanan di area bebatuan atau sungai.